Kajur IQTAF Lepas Peserta KKN – Nyale 2016

  • 0

Kajur IQTAF Lepas Peserta KKN – Nyale 2016

Category : Berita

Gedung Fak. Ushuluddin. IQTAF News Online. Ketua Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Dr. Lilik Ummi Kaltsum, MA melepas 11 Mahasiswa UIN Jakarta yang menjadi peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan 2016 di depan pintu ruang Jurusan, Senin (25/7/16), yang sebelumnya pagi sekitar pukul 08.00 wib Rektor UIN Jakarta Prof. Dr. Dede Rosyada secara resmi melepas peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) regular tahun akademik 2015/2016 di lapangan Student Center, Senin (25/7/16). Acara pelepasan ditandai dengan pengenaan jaket almamater secara simbolis kepada dua mahasiswa dan pelepasan balon bersama.

Tim kelompok KKN – NYALE ini berjumlah 11 orang, 2 orang dari prodi Managemen dan Perbankan FEB, 2 orang dari prodi Sistem Informasi dan Matematika FST, 2 orang dari prodi Jinayah Siyasah dan Hukum Keluarga FSH, 2 orang dari prodi Sastra Inggris FAH, 1 orang dari prodi Manajemen Dakwah FIDKOM, 1 orang dari prodi Ilmu Hubungan Internasional FISIP, dan 1 dari Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir FU, yakni Hairil Barri. Kelompok KKN yang diketuai oleh Abdul Fatah Fikril Kamil ini akan dilaksanakan selama 30 hari tersebut bertempat di lokasi Desa Rumpin Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor Jawa Barat dilaksanakan dari 26 Juli sampai 26 Agustus 2016.

Dalam pelepasan tersebut Lilik Ummi Kaltsum sekaligus sebagai dosen pembimbing KKN berpesan kepada para peserta agar tetap menjaga keutuhan, kerukunan, dan kebersamaan tim atau kelompok. Dari pada itu, hal yang terpenting dari kegiatan KKN adalah tetap mengutamakan program yang dicanangkan agar bisa dinikmati dan dirasakan kemanfaatannya oleh masyarakat khususnya masyarakat di Desa Rumpin Kec. Rumpin Kab. Bogor Jawa Barat. Ia juga menambahkan agar peserta selalu menjaga shalat, kalau bisa menyempatkan diri untuk selalu berjama’ah. Dan yang terpenting dari semua itu adalah menjaga nama baik UIN Jakarta, bangun kepercayaan masyarakat terhadap Perguruan Tinggi ini serta tetap junjung nilai moral yang berakhlakul-karimah.

Ditambahkan Lilik, “setelah kegiatan KKN ini selesai atau berlangsung, jangan lupa untuk tetap menjaga silataurrahmi dengan toko agama, kepala desa, kepala sekolah, dan semuanya, khususnya masyarakat Rumpin” paparnya.

Selain itu, seluruh mahasiswa kelompok KKN-PpMM nantinya diwajibkan membuat laporan yang akan didaftarkan ke Perpustakaan Nasional untuk mendapatkan ISBN (dibukukan) dan satu kaset CD berisi film dokumenter mahasiswa selama kegiatan KKN-PpMM berlangsung. Kemudian akan ada pelatihan khusus untuk pembuatan film dokumenter laporan KKN, satu orang perwakilan dari setiap kelompok akan diminta untuk mengikuti pelatihan ini. (M.NTs)

Berita terkait: