Mengenal Dunia

  • 0

Mengenal Dunia

Category : Artikel

Oleh:  Dr. H.M. Zuhdi Zaini, MA

Dunia  secara etimologis artinya dekat, singkat dan pendek.

Para ulama menjelaskan dunia dalam tiga makna.

  1. Dunia adalah tempat tinggal sementara.

Manusia lahir, hidup dan mati. Manusia tinggal di dunia hanya beberapa saat kemudian, mau atau tidak mau, suka atau tidak suka, tempat tinggal ini harus ditinggalkan.

  1. Dunia adalah waktu yang singkat.

Saat Uzair dibangunkan dari tidurnya, lalu Allah bertanya kepadanya, berapa lama kamu tidur? Uzair menjawab, aku tidur satu atau setengah hari. Allah merberi tahu bahwa engkau telah tidur seratus tahun. Begitulah dunia, seratus tahun hanya bagai satu hari.

  1. Kedudukan sementara

Kedudukan, jabatan dan posisi hanyalah sebentar, setelah itu, kedudukan dan  jabatan akan pergi dan diisi oleh orang lain.  Dunia sejenak, singkat dan sangat pendek.

‘Alī ibn Abī Thālib berkata,

انما الدنيا فناء ليس للدنيا ثبوت

Sungguh dunia hanyalah fana dan tidak kekal

انما الدنيا كبيت نسجته الغنكبوت

Dunia hanyalah bagaikan rumah yang dibuat oleh laba-laba.

ولقد يكفيك منها ايها الطالب قوت

Dan terkadang cukup bagimu wahai pencari dunia, makanan.

ولعمري عن قليل كل من فيها يموت

Demi Allah, tak lama lagi semua yang ada di dunia akan mati.

Rasulullah saw bersabda,

انما خلقتم للاخرة والدنيا خلقت لكم

Sesungguhnya kalian diciptakan hanya untuk akhirat dan dunia diciptakan untuk kalian.

Manusia diciptakan Allah untuk menggapai kebahagiaan akhirat, sedangkan dunia diciptakan untuk manusia sebagai sarana menggapai akhirat. Dunia adalah tempat beramal tanpa hisab, sedangkan akhirat tempat hisab tanpa amal.

Perumpamaan dunia

Dunia adalah jembatan menuju kampung akhirat. Maka lewatilah jembatan itu dan jangan memakmurkannya. Orang yang membangun rumah di tempat penyeberangan jalan pasti dianggap orang gila, namun berapa banyak orang di dunia yang bangga dengan kegilaannya terhadap dunia.

Rasulullah saw bersabda, dunia adalah rumah bagi orang yang tidak berakal.

Dunia hanyalah naungan bayangan yang hilang. Dunia bagaikan fatamorgana, dari jauh angan-angan penuh dengan keindahan dan harapan, setelah dekat tidak ada kenyataannya.

Dunia hanyalah bayangan yang hilang. Siapa yang mencari dunia, akan mengalami kelelahan yang panjang  dan haus yang mencekam.

Rasulullah saw bersabda,

الدنيا حلم واهلها عليها مجازون معاقبون

Dunia adalah bunga tidur, dan pemiliknya akan mendapat balasan dan hukuman atasnya.

Luqmān al-Ḥākim berkata, dunia laksana lautan yang dalam, banyak manusia tenggelam di dalamnya.  Persiapkanlah bekal dengan beramal di dalamnya.

Jadikanlah takwa sebagai layar bahteranya, lalu arungilah lautan itu, niscaya akan selamat.

Selamat pagi dan menikmati dunia hanya sekedar saja