Monthly Archives: December 2016

  • 0

PENGUMUMAN KELAS BILINGUAL PRODI IQTAF & ILHA

Category : Pengumuman

Program Studi Ilmu Al-Qur’an & Tafsir dan Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta akan membuka Kelas Bilingual semester Genap 2016/2017 khusus bagi mahasiswa semester 1 angkatan 2016. Adapun uraiannya:

  1. Pendaftaran; 03 – 31 Januari 2017, secara online di website tafsirhadis.ushuluddin.uinjkt.ac.id
  2. Ujian tulis Bahasa Arab dan Bahasa Inggris; 08 Februari 2017 (info tempat menyusul)
  3. Pengumuman Kelulusan Ujian Tulis; 09 Februari 2017 melalui website tafsirhadis.ushuluddin.uinjkt.ac.id
  4. Ujian Lisan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris (bagi yang lulus ujian tulis); 10 Februari 2017
  5. Pengumuman Lulus Ujian Lisan: antara Tanggal 11 s/d 13 Februari 2017 melalui website tafsirhadis.ushuluddin.uinjkt.ac.id

Adapun persyaratan yang perlu dilampirkan adalah: Hasil Ujian TOAFL dan TOEFL (Bisa menyusul sebelum pelaksanaan test)
Kuota Peserta yang Lulus Seleksi 30 Mahasiswa

NB: Jika peserta yang lulus ujian lisan tidak mencapai 30 Mahasiswa maka tidak akan dilanjutkan.

Mengetahui,
TTD
KaProdi IQTAF


  • 0

Pertemuan Prof. Dr. Habib M. Quraish Shihab, KH. Maimun Zubair dan KH. Musthofa Bisri

Category : Berita

Rembang, IQTAF News. HABIB MUHAMMAD QURAISH SHIHAB. Perawakannya tinggi besar. Murah senyum. Kalem. Berpakaian simpel, cenderung sederhana. Suaranya bariton. Bicaranya sangat sistematis dengan diksi yang puitis. Itulah Prof Dr Habib Muhammad Quraish Shihab.

Di tubuhnya mengalir darah Nabi SAW. Namun, ia tak suka dipanggil “habib” atau “sayyid”, panggilan kehormatan untuk anak keturunan Nabi SAW. Murid-muridnya lebih sering memanggil dengan sebutan “Pak Quraish” dan sangat jarang dipanggil “Ustadz Quraish”.

Pak Quraish adalah mufassir besar Indonesia sekarang. Menulis puluhan buku dengan perspektif al-Qur’an yang kuat. Tentu beliau punya otoritas untuk itu. Ia telah menghabiskan seluruh energi intelektualnya untuk pengembangan studi-studi al-Qur’an.

Sejak dulu hari-harinya dipenuhi dengan aktivitas membaca, menulis, dan mengajar. Namun, beberapa hari ini, pada usianya yang sudah senja, Ustadz Quraish turun ke daerah. Ia rindu ingin berjumpa dengan para sahabat dan seniornya. Di antara yang dijumpai adalah KH Mustofa Bisri dan KH Maimun Zubair.

Pak Quraish, Gus Mus, dan Mbah Mun adalah beberapa dari deretan ulama yang konsisten menjaga gawang moderatisme Islam di Indonesia. Mereka menganjurkan toleransi. Semoga beliau disehatkan Allah SWT. Nafa’ana Allah bi ‘ulumihim. Amin…..


  • 0

Fakultas Ushuluddin dan LPMQ Evaluasi Hasil Diklat Pentashihan Mushaf Al-Qur’an

Category : Berita

Gd. Bayt Al-Qur’an TMII, IQTAF News. Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berkunjung ke Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI di Gedung Bayt Al-Qur’an & Museum Istiqlal Jl. Raya TMII Pintu I Jakarta 13560. Kedatangan Pimpinan Ushuluddin ini disambut oleh Dr. Muchlis M. Hanafi, MA, H. Abdul Aziz Sidqi, M.Ag, Wawan Ridwan, M.Pd, Deni Hudaeni Ahmad Arifin, MA, Liza Mahzumah, S.Ag, dan jajarannya.

Dalam sambutannya, Wadek I, Prof. Dr. Ikhsan Tanggok, M.Si dan dikuatkan Wadek III Fakultas Ushuluddin, Dr. M. Suryadinata, M.Ag menyatakan sebagaimana Rektor UIN Jakarta mengapresiasi kerjasama pendidikan dan pelatihan ini jangan hanya Fakultas Ushuluddin saja, tapi  seluruh fakultas juga mendapat Pelatihan Pentashihan Mushaf Al-Qur’an. ‘Diklat tidak hanya diperuntuhkan buat mahasiswa, kalau bisa dosen-dosen demikian memperoleh pelatihan juga, dan nantinya mungkin Ushuluddin sebagai host-nya.’ Terang Wadek I

Pernyataan ini ditanggapi oleh Dr. Muchlis M. Hanafi, MA. ‘Kalau UIN mengapresiasi kerjasama ini, kami sangat senang. Karena hanya di Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) ada teori dan praktek. ‘Rasm ‘Utsmani dan Ḏabt dalam penulisan Mushaf Al-Qur’an kalau tidak dikembangkan maka akan mati. Ilmu ini hanya ada di LPMQ tidak ada di Perguruan Tinggi. Maka ini sebagai tugas LPMQ siap berbagi pengalaman. Kementerian Agama Republik Indonesia dalam hal ini LPMQ memberikan perhatian khusus terhadap penyandang disabilitas netra, lebih dari 1,7 juta Muslim di Indonesia. Perhatian tersebut diwujudkan dengan adanya salah satu kegiatan yang mendukung para penyandang disabilitas netra untuk dapat membaca al-Qur’an.’ Jelas Muchlis

Pimpinan Fakultas dan LPMQ juga mengevaluasi hasil pelatihan pada 2-25 Mei 2016 yang diselenggarakan di Gedung Fakultas Ushuluddin. Dalam kegiatannya, mahasiswa sangat antusias, dalam praktek cukup bagus, hanya saja waktunya kurang efektif, karena pelatihan di waktu sore, pelaksanaan pun sangat mendadak. Agar kedepan teknis lebih jelas perlu direncanakan lebih baik untuk kerjasama dengan tingkat Universitas.

Ketua Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Dr. Lilik Ummi Kaltsum, MA juga menuntut janji LPMQ ketika pendatanganan kerjasama dengan Fakultas, mahasiswa terbaik sekitar 15-30 orang akan diberi tugas ‘magang’ atau semacam Praktek Pengalaman Lapangan (PPL). “Magang akan dibina secara khusus, dalam pelaksanaannya, mahasiswa harus melaksanakan post-test terlebih dahulu dengan disiapkan bahan-bahan khusus untuk magang.” Singkat Lilik (M.NTs)