Monthly Archives: July 2016

  • 0

Profil Sekretaris Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir

Category : Profil

Sekprodi IQTAF

Sekprodi IQTAF

Dra. Banun Binaningrum, M.Pd atau dikenal dengan Miss Banun ‘sapaan akrap bagi mahasiswa’ (lahir di Jakarta, 18 Juni 1968) adalah dosen Fakultas Ushuluddin, juga Sekretaris Program Studi Tafsir Hadis [sekarang: Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir] periode 2015-2019. Karirnya sebagai sekretaris menggantikan Jauhar Azizy, MA (periode 2014). Di jurusan ia membantu kinerja Kaprodi Tafsir Hadis dalam merencanakan, menetapkan sasaran dan kebijakan akademik, dan dalam melakukan permberdayaan terhadap dosen maupun mahasiswa serta melaksanakan tugas-tugas administrasi Program Studi Tafsir Hadis Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Riwayat Pendidikan
Banun Binaningrum menempuh pendidikan mulai dari:
  • Taman Kanak-kanak (TK) Ketilang UIN Jakarta
  • Madrasah Pembangunan Ibtidaiyah
  • SMP N 19 Jakarta (1980-1983)
  • SMA N 47 Jakarta (1983-1986)
  • Strata Satu (S1) IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta (1991)
  • Program Magister (S2) Universitas Negeri Jakarta (2008)
Karir
Berikut karir yang diikuti oleh Banun Binaningrum:
  • Program Pemberdayaan Terpatu Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Tangerang (2009-2014)
  • Sekretaris Prodi Tafsir Hadis Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (2015-2019)

Sekretaris Program Studi Tafsir Hadis sebagai Pengurus Yayasan KOPI (Kajian Otentik Peradaban Islam) Center, sebagai Ketua di Bidang Kerjasama. KOPI Center merupakan sebuah yayasan non-profit yang bergerak di bidang kajian-kajian otentik peradaban Islam. Yayasan ini berpusat di Bogor dengan alamat kantor berada di Komplek Perkantoran Acropolis Blok LB No. 10 Jl. Sukahati Karadenan, Cibinong, Bogor Jawa Barat. Selain itu, sebagai Pengurus Bidang Pendidikan di Mushalla al-Hidayah yang terletak di Villa Dago Pamulang RT. 007/RW. 022 Pamulang Tangerang Selatan. (M.NTs)


  • 0

Profil Ketua Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir

Category : Profil

Kaprodi IQTAF

Kaprodi IQTAF

Dr. Lilik Ummi Kaltsum, MA, atau dikenal dengan Bunda Lilik_’Bundae Arek-arek’ istilah arek Suroboyo-an (lahir di Surabaya, 03 Oktober 1971) adalah seorang dosen Fakultas Ushuluddin, juga Ketua Program Studi Tafsir Hadis [sekarang; Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir] periode 2014, 2015-2019. Sebelum menjabat sebagai Kaprodi, karirnya diawali sebagai Sekretaris Prodi Tafsir Hadis menggantikan Rifqi Muhammad Fatkhi, MA (2012) yang waktu itu Kaprodi Tafsir Hadis dijabat oleh Dr. Bustamin, M.Si (2004-2014), dan sekarang Sekprodi dijabat oleh Dra. Banun Binaningrum, M.Pd (2014, 2015-2019). Istri dari KH. M. Mustofa ini, kadang beberapa dosen memanggilnya dengan sebutan Bu Nyai (sapaan akrab pengasuh pesantren), karena selain sebagai dosen, kaprodi Ilmu al-Qur’an dan Tafsir, juga sebagai Pengasuh Pondok Pesantren “Ayatirrahman” di Jln. Desa Waru Kampung Tulang Kuning RT. 07 RW. 06 Desa Waru Kec. Parung Kab. Bogor Jawa Barat Indonesia 16330.

KH. M. Musthofa dan Lilik Ummi Kaltsum dikenal sebagai orang dekatnya Mantan Presiden RI ke-4, KH. Abdurrahman Wahid. Di setiap haul Gus Dur tradisi khataman al-Qur’an ini dirintis oleh KH. Musthofa dan Lilik Ummi Kaltsum. Mereka murid  Gus Dur sekaligus pemangku pertama Pesantren Ciganjur, dua-duanya penghafal al-Qur’an, sejak Gus Dur masih ada dan berlanjut sampai sekarang. Setiap bulan atau tepatnya di hari Selasa malam Rabu Pahing atau hari kelahiran Gus Dur juga diselenggarakan khataman Al-Qur’an bil ghoib 30 juz.[1]

Riwayat Pendidikan

Lilik Ummi Kaltsum menempuh pendidikan mulai dari:
  • Taman Kanak-kanak (TK) “Tunas Remaja” Wilayah XIII Surabaya (1977)
  • Sekolah Dasar Negeri (SDN) Keputrani-332 Tegalsari Kotamadya Surabaya (1984)
  • Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTs N) Tambakberas Jombang (1987)
  • Madrasah Aliyah Bahrul ‘Ulum Tambakberas Jombang (1991)
  • Strata Satu (S1) IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (1993-1998)
  • Program Magister (S2) IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta (2000-2003) dan
  • Progam Doktoral (S3) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (2003-2009).
Karir
Berikut karir yang diikuti oleh Lilik Ummi Kaltsum:
  • Sekretaris Prodi Tafsir Hadis Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (2013)
  • Ketua Program Studi Tafsir Hadis Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (2014, 2015-2019)

Pernah mengikuti Short Course selama 40 hari di Mesir, 2010. Menulis di beberapa Jurnal Ilmiah, antara lain Studia Islamica, Reflexi dan QUHAS. Aktifitas keseharian dosen tetap kajian tafsir Program Studi Tafsir Hadis (S1 dan S2) Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Di masyarakat aktif sebagai pembicara di berbagai forum kajian ilmiah, khususnya terkait dengan kajian Al-Qur’an dan Tafsir dan juga kajian atas Teks Al-Qur’an, kajian atas Teks Tafsir, kajian atas Ulumul Qur’an dan Ilmu-ilmu Bantu di Pusat Studi al-Qur’an (PSQ). Selain itu, ia aktif sebagai pembicara di forum diskusi rutin di Pesantren Ciganjur Yayasan KH. A. Wahid Hasyim Jagakarsa Jakarta Selatan. (M.NTs)

lihat Blog: lilikummikaltsum.lec.uinjkt.ac.id

________________________________________________

[1] Diakses dari http://www.nu.or.id/post/read/64559/khataman-al-qur039an-awali-haul-gus-dur-di-ciganjur


  • 0

FUADAH IAIN Salatiga Terkesan dengan Tiga Warna Dosen di Fakultas Ushuluddin UIN Jakarta

Category : Berita

WhatsApp-Image-20160720

Foto Bersama Pimpinan Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah dan Pimpinan Serta Mahasiswa FUADAH IAIN Salatiga (20/07/2016)

Gedung Fak. Ushuluddin. IQTAF News Online. Dalam rangka perluasan kesempatan belajar dan membangun jejaring serta sikap responsif melayani kebutuhan masyarakat dalam meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan sikap, juga dalam rangka meningkatkan kompetensi dan kerjasama dalam bidang Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), maka perlu diupayakan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendidikan, pelatihan dan praktik Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT).

Alasan inilah yang memotivasi Prodi Tafsir Ilmu al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora (FUADAH) IAIN Salatiga mengadakan kunjungan dalam rangka Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dengan Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Sekitar 38 delegasi dari FUADAH IAIN Salatiga (28 mahasiswa & 10 pimpinan) diterima oleh Pimpinan Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta di Meeting Room L.4 FU (20/07). Mereka disambut langsung oleh Dekan Fakultas Ushuluddin, Prof. Dr. Masri Mansoer, M.Ag, Wadek Bid. Administrasi Umum, Dr. Bustamin, M.Si, Kaprodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQTAF), Dr. Lilik Ummi Kaltsum, MA,Kaprodi Akidah dan Filsafat Islam (AFI), Dr. Syamsuri, Sekretaris (AFI), Tien Rahmatin, MA, Sekretaris Program Magister FU, Maulana, M.Ag dan Kabag TU, Dra. Lily Fakhriah. MA.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Ushuluddin UIN Jakarta memperkenalkan sejarah berdirinya Fakultas Ushuluddin dan kampus ini telah banyak melahirkan para pemikir dan tokoh Nasional yang sudah terkenal seperti mantan Ketua PP. Muhammadiah, Prof. Dr. Muhammad Sirajuddin Syamsuddin, MA (atau yang lebih dikenal dengan sebutan Din Syamnsuddin), dan Ketua DPR RI, Ade Komaruddin. Ujar Guru Besar Sosiologi Agama. (AB/Staff Dekanat)

Kedatangan mereka ke Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ingin menjalin kerjasama dalam bidang pendidikan, pelatihan dan penelitian. Selain itu, ingin sharing tentang metode pembelajaran yang diterapkan di Fakultas Ushuluddin ini, karena sebagian dosen yang mengajar di Jurusan Ilmu al-Qur’an dan Tafsir di IAIN Salatiga adalah alumni UIN Jakarta. Ujar Dekan FUADAH IAIN Salatiga, Benny Ridwan, M.Hum.

Hal ini dijawab oleh Dr. Lilik Ummi Kaltsum, MA selaku Kaprodi IQTAF dan dikuatkan oleh Dr. Bustamin, M.Si, Wadek II Fakultas Ushuluddin UIN Jakarta, menurutnya sistem/metode pembelajaran di Fakultas Ushuluddin UIN Jakarta khususnya di IQTAF memberlakukan 3 pola/warna dosen. Masing-masing berkiblat ke Barat, Timur dan Ciputat sendiri. Kiblat Barat ini seperti dosen lulusan dari McGill University, University of Chicago, University of California, Harvard University, Lieden University, dan lain-lain. Kemudian kiblat Timur seperti lulusan dari al-Jamiah al-Islamiyah Makkah, Jamiatul Imam M. Ibnu Saud Makkah, Universitas al-Azhar Kairo Mesir, Ummul Qura, dan lain-lain. Terakhir kiblat Ciputat ini adalah lulusan dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sendiri. Metode pembelajaran ini tidak cukup mengandalkan sebatas dari 3 warna dosen, selain itu ditambahkan pula oleh Dekan, sekelas Profesor diwajibkan mengajar mahasiswa semester awal atau mahasiswa baru, tujuannya disamping memberikan kesan dan keluasan belajar langsung dari sang profesor sehingga mahasiswa termotivasi.

Tujuan kunjungan ini tidak serta merta hanya bersifat sharing atau studi banding untuk sekali tatap muka, akan tetapi kedua belah pihak menjalin kesepakatan bersama (MoU) sebagai berikut: Pertama, Kerjasama dibangun atas dasar kesadaran adanya kebutuhan interdependensi (saling ketergantungan) dua pihak dalam upaya mempercepat program peningkatan kualitas sumberdaya manusia. Kedua, Kerjasama dalam bentuk pelatihan, pendidikan, praktik mahasiswa dalam bidang Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) dan kegiatan lain yang sesuai. Ketiga, Kerjasama ini dijiwai oleh semangat saling memahami dan menghargai otoritas wilayah kerja masing-masing lembaga. Keempat, Kerjasama kelembagaan ini berlangsung dalam rentang waktu lima tahun, dan bisa diperbaharui lagi sesuai dengan kesepakatan dua pihak. Kelima, Naskah kerjasama ini berlaku mulai tanggal ditetapkan. Naskah kerjasama ini masih akan dipelajari lagi oleh pimpinan FU. (M.NTs)

Berita yang terkait: FU UIN Jakarta Terima Kunjungan FUADAH IAIN Salatiga